Milad Ke-109, Baitul Arqom Aisyiyah Se-Kapuas Resmi Dibuka

SHARE

KAPUAS – Momentum bersejarah sekaligus penguatan roda organisasi digelar oleh Pimpinan Daerah 'Aisyiyah (PDA) Kabupaten Kapuas. Mengusung tema "Memperkokoh Dakwah Kemanusiaan untuk Mewujudkan Perdamaian", kegiatan Milad 'Aisyiyah ke-109 sekaligus Pembukaan Baitul Arqam 'Aisyiyah se-Kabupaten Kapuas tahun 2026 resmi dibuka pada Ahad, 21 Juni 2026.


Acara yang dipusatkan di Laboratorium SMP Muhammadiyah Kapuas ini dihadiri langsung oleh jajaran Pimpinan Wilayah 'Aisyiyah (PWA) Kalimantan Tengah, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kapuas, serta berbagai unsur undangan terkait lainnya. Dalam laporan yang disampaikan oleh Ketua Panitia Pelaksana, Husnul Khatimah, M.Pd., disebutkan bahwa perkaderan formal ini diikuti oleh puluhan kader militan perempuan Islam di Kabupaten Kapuas.
"Jumlah peserta yang mengikuti Baitul Arqam ini total berjumlah 22 orang. Masing-masing delegasi mengirimkan 2 orang perwakilan, yang terdiri dari 6 Pimpinan Cabang 'Aisyiyah (PCA), 2 Pimpinan Ranting 'Aisyiyah (PRA), serta unsur ortom perempuan dan kepemudaan seperti PD Nasyiatul Aisyiyah (NA), PD Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), dan PD Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM)," papar Husnul Khatimah dalam laporannya.
Ia menambahkan, kegiatan kedinasan dan perkaderan intensif ini berlangsung selama dua hari, yakni pada Ahad dan Senin, 21–22 Juni 2026 M (bertepatan dengan 06–07 Muharram 1448 H). Untuk menunjang kefokusan jalannya acara, seluruh peserta diinapkan di fasilitas Gedung TK ABA 2 Kapuas.

Pelaksanaan Baitul Arqam ini mendapat sambutan hangat dan dukungan penuh dari induk organisasi. Ketua PDM Kapuas, Bapak Dr. H. Suwarno Muriyat, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada PDA Kapuas yang dinilai konsisten dalam menjalankan amanah perkaderan.
"PDM Kapuas memberikan apresiasi yang luar biasa kepada PDA Kapuas yang telah sukses melaksanakan Baitul Arqam ini. Kegiatan ini merupakan wadah krusial yang sangat tepat untuk memperkuat ideologi Muhammadiyah di kalangan kader perempuan," ujar Dr. H. Suwarno.
Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa Baitul Arqam bukan sekadar pelatihan biasa, melainkan sarana dakwah nyata. "Ini adalah sarana vital untuk menegakkan amar ma'ruf nahi mungkar, sehingga gerakan 'Aisyiyah di lapangan dapat terus berjalan secara harmonis dan bersinergi kuat dengan Pimpinan Muhammadiyah," pungkasnya.

Acara pembukaan berjalan dengan khidmat dan lancar, menandai dimulainya komitmen baru para kader 'Aisyiyah se-Kabupaten Kapuas dalam memperkokoh dakwah kemanusiaan demi mewujudkan perempuan Islam yang berkemajuan. Melalui penyelenggaraan Baitul Arqam yang bertepatan dengan peringatan Milad ke-109 'Aisyiyah ini, diharapkan lahir kader-kader yang semakin memahami nilai-nilai ideologi Muhammadiyah, memiliki komitmen keorganisasian yang kuat, serta mampu berkontribusi dalam mengembangkan dakwah dan gerakan perempuan Islam berkemajuan di Kabupaten Kapuas.