Gelar Pelatihan Menulis: PDA Katingan Dorong Hasilkan Karya Antologi
Kasongan, 4 Oktober 2025— Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Kabupaten Katingan hari ini mengadakan kegiatan pelatihan menulis yang berlangsung penuh antusias. Bertempat di Kasongan, kegiatan ini diikuti oleh 40 peserta yang terdiri dari guru TK ABA Kasongan, SD Aisyiyah Kasongan, MTsM Kasongan, SMA Muhammadiyah Kasongan, para anggota Ortom, hingga guru SMAN 1 Kasongan.
Dalam sambutan pembukaannya, Ketua PDA Katingan, Ibu Sri Juwati, S.Pd., menyampaikan bahwa pelatihan menulis ini bertujuan memberikan ruang bagi para guru dan peserta untuk belajar menulis secara kreatif. “Kami berharap, setelah pelatihan ini, peserta mampu melahirkan karya yang tidak hanya berhenti di kertas, tetapi juga dapat diterbitkan dalam bentuk kumpulan antologi. Dengan begitu, hasil pemikiran, pengalaman, dan gagasan kita bisa dibaca, dipelajari, dan menginspirasi banyak orang,” ujarnya.
Pelatihan ini menjadi momentum penting untuk menumbuhkan budaya literasi di kalangan pendidik dan kader ‘Aisyiyah. Menulis bukan hanya soal menuangkan kata-kata, tetapi juga melatih pola pikir kritis, mengasah kreativitas, sekaligus meninggalkan jejak kebaikan yang dapat diwariskan kepada generasi berikutnya.
Selain itu, melalui kegiatan ini para guru dan peserta diharapkan mampu:
- Mengembangkan kemampuan menyampaikan ide dengan runtut dan menarik.
- Menginspirasi siswa dan masyarakat melalui karya tulis.
- Meningkatkan percaya diri untuk menulis dan berbagi gagasan di media maupun buku.
- Memperkuat identitas ‘Aisyiyah dan amal usaha pendidikan melalui publikasi karya.
Suasana pelatihan berjalan hangat, penuh semangat, dan akrab. Peserta terlihat antusias mendengarkan pemateri sekaligus mencoba langsung praktik menulis. Beberapa bahkan sudah mulai merangkai ide-ide sederhana yang nantinya bisa dikembangkan menjadi karya tulis yang lebih utuh.
Kegiatan ini menegaskan komitmen PDA Katingan untuk tidak hanya bergerak di bidang dakwah, pendidikan, dan sosial, tetapi juga literasi. Dengan menulis, para guru dan kader ‘Aisyiyah diajak untuk menghadirkan narasi kebaikan, menebarkan inspirasi, serta memperkuat kiprah perempuan berkemajuan di era digital.
Pelatihan menulis ini diharapkan menjadi langkah awal lahirnya generasi penulis di Katingan yang produktif, berkarya, dan memberi manfaat luas bagi masyarakat.(ms)